EKSISTENSI AJARAN SUFISME GURU TUA PADA MASYARAKAT KOTA PALU

  • Rusdin Rusdin
Keywords: Sufisme, Guru Tua

Abstract

Dalam penelitian ini mengungkapkan bahwa keberadaan Guru Tua bukan hanya sebagai Guru yang mengajarkan berbagai disiplin ilmu pengetahuan kepada murid-muridnya, melainkan juga sebagai seorang sufi yang dianugerahi Karamah dari Allah SWT. Di samping itu peneliti juga menggunakan teori Sayyed Hossein Naser dalam menganalisis secara mendalam, makna substansi yang terdapat dalam Syair Guru Tua yang berhubungan dengan hakikat Tuhan sebagai inti ajarannya sufismenya. Sebagai kesimpulan Guru Tua adalah sosok sufi yang memiliki ajaran yang bersumber dari ajaran Rasulullah Saw dan para sahabat. Kemudian implikasi ajaran Sufisme Guru Tua tidak pernah terlupakan oleh muridnya sejak belau masih hidup hingga sampai saat ini.

References

Abdullah, M. A. (1996). Studi agama: normativitas atau historisitas? Yogyakarta, Pustaka Pelajar.
Abū Bakr Jabir Al-Jazairi. (2000). Ensiklopedi Muslim, Minhaj Al-Muslim. In Ensiklopedi Muslim, Minhaj Al-Muslim. Jakarta Timur, Darul Fikrr, Beirut.
Agama, K. (2012). Al Qur’an dan Terjemahan. Jakarta, WALI.
al-Jerahi, S. R. (2003). Heart, Self, & Soul: The Sufi Psychology of Growth, Balance and Harmony, terj. Hasmiyah Rouf dkk. di akses pada tanggal 6 Mei 2022 dari https://books.google.co.id/books?id=mlVbBgAAQBAJ&printsec=frontcover&hl=id#v=onepage&q&f=false
Al-Taftazani, A. al-W. al-G. (1974). Sufi dari Zaman ke Zaman, terjemahan Ahmad Rofi’ Uthmani. In Bandung: Penerbit Pustaka, Translation.
Amin, A.-K. S. M. (2010). Bumi,Manusia Langit: Rahasia Menjadi Muslim Sempurna. Pustaka Hidayah. di akses pada tanggal 6 Mei 2022 dari https://core.ac.uk/display/298130721
Antho Mudzhar. (1998). Pendekatan Sejarah Islam dalam Teori dan Praktek. In Studi Islam dalam teori dan praktek. Yogyakarta Pustaka Pelajar.
Azra, A. (2008). Ensiklopedi Tasawuf, Jilid III. In Jakarta: UIN Syarif Hidayatullah.
Dr. H. Badrudin, M. A. (2015). Akhlak Tasawuf. In Iaib Press (pp. 1–200). Surabaya: IAIN Sunan Ampel Press.
Imam al-Qusairiy an-Naisabury, R. Q. (1996). Induk Ilmu Tasawuf. Muhammad Luqman Hakiem, Surabaya: Risalah Gusti.
Jailani, A. Q. (2021). Sumber : Islamiques.Net. Titah Surga.
Lings, M. (1996). The book of certainty: the Sufi doctrine of faith, vision and gnosis. In Golden palm series. Cambridge, Islamic Texts Society.
M. Laily Mansur. (1996). Ajaran dan Teladan pada Sufi. In Jakarta: Raja Grafindo Persada. Jakarta, Raja Grafindo Persada.
Naim, N. (2007). Kamus Besar Bahasa Indonesia,” in Kamus Besar Bahasa Indonesia. Kamus Besar Bahasa Indonesia, 7–39. di akses pada tanggal 6 April 2022 dari https://www.kbbi.web.id/
Nicholson, R. A. (1914). The Mystics of Islam. In East (Vol. 5). London, G. Bell and sons, Limited.
Norma Dg. Siame. (2010). Kepemimpinan Sayid Idrus bin Salim Aldjufri dan Perubahan Masyarakat Islam di Palu Sulawesi Tengah Tahun 1930-1969. UIN Yogyakarta.
Pettalongi, N. S. (2001). Islam di Tanah Kaili; dari Datokarama ke Guru Tua. Palu: STAIN Datokarama Palu.
Saidi, A. S. (2022). Penerapan Pembelajaran Kontekstual Berbasis Masalah Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Fisika Pada Siswa Kelas Xii Ipa-4 Sma Negeri 1 Boyolangu Tulungagung. EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA, 4(1), 44–51. di akses pada tanggal 6 Mei 2022 dari https://doi.org/10.29100/eduproxima.v4i1.2765
Sakti, Z. (2018). Pengertian Istiqomah, Hikmah, dan Penerapannya dalam Kehidupan - awalilmu.com. di akses pada tanggal 15 Mei 2022 dari https://www.awalilmu.com/2018/05/pengertian-istiqomah-hikmah-dan.html
Sarraj, N. A. (2002). Rujukan Lengkap Ilmu Tasawuf (A. H. Mahmud (Ed.)). Risalah Gusti.
Schimmel, A. (1978). Mystical Dimensions of Islam. Verfassung in Recht Und Übersee, 11(4), 448–450. di akses pada tanggal 14 Mei 2022 dari https://doi.org/10.5771/0506-7286-1978-4-448
Seyyed Hossein Nasr. (1991). Sufi Essays, Second Edition. New York Suny press.
Published
2022-06-20
How to Cite
Rusdin, R. (2022). EKSISTENSI AJARAN SUFISME GURU TUA PADA MASYARAKAT KOTA PALU. Istiqra: Jurnal Hasil Penelitian, 10(1), 37-47. https://doi.org/10.24239/ist.v10i1.922
Abstract - 9