The Role of New Media in Shaping Islamic Insights Among Generation Y and Z at Alauddin State Islamic University of Makassar
Abstract
This study is motivated by the increasing use of new media in accessing Islamic information; however, studies explaining how such media contribute to the formation of Islamic knowledge at the individual level, particularly among Generation Y and Generation Z, remain limited. This study aims to analyze the role of new media in enhancing Islamic knowledge among Generation Y and Generation Z at Alauddin State Islamic University of Makassar. This research employs a qualitative approach with a descriptive design. Data were collected through in-depth interviews and Focus Group Discussions (FGDs) involving 11 informants, consisting of Generation Y lecturers and Generation Z students who actively use digital media. Data were analyzed using thematic analysis through coding, theme categorization, and conclusion drawing. The findings indicate that new media serve as a primary source for accessing Islamic knowledge through various digital platforms such as YouTube, Instagram, and Islamic websites. Generation Y tends to use new media functionally for academic purposes, while Generation Z utilizes it more intensively as part of their daily digital life. Moreover, new media encourage users to critically select and evaluate Islamic information. This study proposes the 4A Model (Access, Attention, Appraisal, and Adoption), which explains the stages of Islamic knowledge formation through new media. This model offers a conceptual contribution to understanding the mechanism of religious knowledge construction in the digital era.
Abstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya penggunaan media baru dalam memperoleh informasi keislaman, namun kajian yang menjelaskan bagaimana media tersebut berperan dalam pembentukan wawasan keislaman pada tingkat individu, khususnya pada Generasi Y dan Generasi Z, masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran media baru dalam menambah wawasan keislaman Generasi Y dan Generasi Z di Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan Focus Group Discussion (FGD) terhadap 11 informan yang terdiri atas dosen Generasi Y dan mahasiswa Generasi Z yang aktif menggunakan media digital. Data dianalisis menggunakan analisis tematik melalui tahap pengkodean, pengelompokan tema, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media baru dimanfaatkan sebagai sumber utama dalam memperoleh wawasan keislaman melalui berbagai platform digital seperti YouTube, Instagram, dan website keislaman. Generasi Y cenderung memanfaatkan media baru secara fungsional untuk kepentingan akademik, sedangkan Generasi Z menggunakannya secara lebih intensif sebagai bagian dari kehidupan digital sehari-hari. Selain itu, media baru mendorong proses seleksi dan evaluasi informasi keislaman secara kritis. Penelitian ini menghasilkan Model 4A (Access, Attention, Appraisal, dan Adoption) yang menjelaskan tahapan pembentukan wawasan keislaman melalui media baru. Model ini merupakan kontribusi konseptual dalam menjelaskan mekanisme pembentukan pengetahuan keagamaan di era digital.
References
Anggraini, T. P., Sabrina, S. A. L., Azkia, R. Y., Andari, S. H., Rasyid, Z. I., Arrafly, Z. M., Syafrini, D., Ikhwan, I., & Permata, B. D. (2025). Literasi Digital Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Padang dalam Penggunaan Platform X sebagai Media Informasi. Social Empirical, 2(2), 396–406. https://doi.org/10.24036/scemp.v2i2.191
APJII. (2023). Laporan survei internet APJII 2023. https://apjii.or.id
Barri, M. A. F., Ramadhan, F. H., Putra, M. A., Satresna, D., & Fajrussalam, H. (2025). FENOMENA KONSUMSI KONTEN DAKWAH DIGITAL PADA KALANGAN MAHASISWA: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW. Jurnal Da’wah: Risalah Merintis, Da’wah Melanjutkan, 8(1), 129–138. https://doi.org/10.38214/jurnaldawahstidnatsir.v8i1.332
Buhari, D., Hasibuan, Z. E., & Endayana, B. (2024). PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL TIK TOK SEBAGAI MEDIA DAKWAH. Jurnal Literasiologi, 12(4). https://doi.org/10.47783/literasiologi.v12i4.833
Burhan Bungin. (2015). Penelitian kualitatif: Komunikasi, ekonomi, kebijakan publik, dan ilmu sosial lainnya (Edisi 2). Kencana.
Efriant, Y. (2025). Transformasi Peran Otoritas Keagamaan (Da’i) dalam Konteks Dakwah Digital. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Dakwah dan Ilmu Komunikasi, 2(2). https://ilmadika.org/index.php/jurnalmahasiswa2/article/view/46
Firamadhina, F. I. R., & Krisnani, H. (2020). PERILAKU GENERASI Z TERHADAP PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL TIKTOK: TikTok Sebagai Media Edukasi dan Aktivisme. Share : Social Work Journal, 10(2), 199–208. https://doi.org/10.24198/share.v10i2.31443
Hefni, W. (2020). Dakwah digital dan transformasi otoritas keagamaan. 10(1). https://journal.uinsby.ac.id/index.php/jki
Hidayat, A. (2019). Media sosial dan dakwah Islam kontemporer. Jurnal Komunikasi Islam, 9(2). https://journal.uinsby.ac.id/index.php/jki
Kementerian Kominfo. (2020). StatusLiterasi Digital Indonesia 2020 (Hasil Survei di 34 Provinsi). Kementerian Kominfo. https://cdn1.katadata.co.id/media/microsites/litdik/Status_Literasi_Digital_Nasional_2020.pdf
Kementerian Kominfo. (2021). Status Literasi Digital di Indonesia 2021. Kementerian Kominfo. https://cdn1.katadata.co.id/media/microsites/litdik/Status_Literasi_Digital_diIndonesia%20_2021_190122.pdf
Lexy J. Moleong. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif. Remaja Rosdakarya. https://perpustakaan.binadarma.ac.id/opac/detail-opac?id=40
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis. Sage.
Nafiah, T. M., Ihkamuddin, H., & Zuhriyah, L. F. (2022). Platform Tik Tok Sebagai Media Dakwah Di Kalangan Remaja Milenial (Studi Analisis Konten Dakwah Akun @Bayasman00 Milik Husain Basyaiban). Hikmah, 16(2), 179–198. https://doi.org/10.24952/hik.v16i2.6609
Nisa, E. F. (2018). Creative and Lucrative Daʿwa: The Visual Culture of Instagram amongst Female Muslim Youth in Indonesia. https://doi.org/10.1163/22142312-12340085
Rachmadhani, A. (2021). Otoritas Keagamaan di Era Media Baru: Dakwah Gusmus di Media Sosial. Panangkaran: Jurnal Penelitian Agama Dan Masyarakat, 5(2), 150–169. https://doi.org/10.14421/panangkaran.v5i2.2636
Rulli Nasrullah. (2016). Teori dan Riset Media Siber (cybermedia) (Edisi 2). Kencana. https://books.google.co.id/books?id=J-VNDwAAQBAJ&printsec=copyright&redir_esc=y#v=onepage&q&f=false
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sunaryanto, K., & Idrus, O. (2025). Karakteristik Generasi Z Dan Dampak Produktivitas Kerja Pada Dunia Kerja Di Indonesia. Jurnal Sains Dan Teknologi, 7(3), 37–43. https://doi.org/10.55338/saintek.v7i3.3892
Taufikurrahman, T., & Setyowati, E. (2024). Sistem Komunikasi Dakwah di Era Digital Melalui Instagram, Tiktok, Youtube. Al-Mada: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya, 7(1), 103–116. https://doi.org/10.31538/almada.v7i1.4866
Wahyuni, R., & Rahma, S. (2024). Efektivitas Media Sosial Sebagai Media Dakwah Pada Era Digital (Study Literature Review). Consilium : Berkala Kajian Konseling Dan Ilmu Keagamaan, 10(2). https://doi.org/10.37064/consilium.v10i2.20340
Copyright (c) 2026 Saenal Abidin, Rasyid Masri, Firdaus Muhammad, Arifuddin Tike, Quraisy Mathar, Irvan Muliyadi, Das'ad Latif (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Once the article was published in the journal, the author(s) are:
- granted to the journal right licensed under Creative Commons License Attribution that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship.
- permitted to publish their work online in third parties as it can lead wider dissemination of the work.
- continue to be the copyright owner and allow the journal to publish the article with the CC BY-NC-SA license
- receiving a DOI (Digital Object Identifier) of the work



