Dari Ruang Agraris ke Frontier Ekstraktif
Sejarah Sosial Tambang Emas Poboya, 1812-2024
Abstract
Tulisan ini membahas transformasi sosial-ekologis Poboya, Kota Palu, dari ruang hidup agraris masyarakat Kaili menjadi frontier kapitalisme ekstraktif berbasis pertambangan emas. Dengan menelusuri periode pra-tambang hingga menguatnya tambang rakyat dan korporasi sejak akhir 1990-an, tulisan ini berargumen bahwa konflik di Poboya bukan semata persoalan legalitas pertambangan, melainkan hasil sejarah panjang pengalihan penguasaan ruang dan sumber daya dari ekonomi rakyat menuju dominasi korporasi yang dilegitimasi negara. Menggunakan pendekatan sejarah sosial dan ekologi politik, emas dianalisis tidak hanya sebagai komoditas ekonomi, tetapi juga sebagai simbol budaya dan instrumen negosiasi kuasa. Temuan menunjukkan bahwa pergeseran dari pertanian ke pertambangan membongkar tatanan ekologis dan sosial lokal, melahirkan tumpang tindih klaim antara tambang rakyat, negara, dan korporasi, serta memicu pola represi terhadap ekonomi rakyat. Studi ini menegaskan bahwa krisis Poboya merefleksikan kegagalan struktural tata kelola sumber daya alam dan keadilan ekologis di Indonesia.
References
“500 Penambang Ilegal Serang Kantor Tambang Emas Poboya, Polda Sulteng Ambil Alih Kasusnya.” Diakses 19 Juni 2025. https://regional.kompas.com/read/2022/09/21/141349078/500-penambang-ilegal-serang-kantor-tambang-emas-poboya-polda-sulteng-ambil?utm_source=chatgpt.com.
Adat Istiadat Daerah Sulawesi Tengah. Jakarta: Proyek Penelitian dan Pencatatan Kebudayaan Daerah Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 1978.
Afrizal. Sosiologi konflik: pola, penyebab, dan mitigasi konflik agraria struktural di Indonesia. Edisi pertama. Sidoarjo: Indomedia Pustaka, 2018.
Amelia, Kiki. “Ngapa Vatutela Di Antara Tahura dan Tambang.” Yayasan Merah Putih, 2 September 2012. https://www.ymp.or.id/ngapa-vatutela-di-antara-tahura-dan-tambang/.
Aspinall, Edward, dan Ward Berenschot. Democracy for Sale: Elections, Clientelism, and the State in Indonesia. Ithaca: Cornell University Press, 2019.
Blaikie, Piers, dan Harold Brookfield, ed. Land Degradation and Society. 0 ed. Routledge, 2015. https://doi.org/10.4324/9781315685366.
“BRMS Dapat Izin Konstruksi dan Produksi Tambang Emas di Palu.” Diakses 16 Juni 2025. https://www.bareksa.com/berita/berita-ekonomi-terkini/2017-11-23/brms-dapat-izin-konstruksi-dan-produksi-tambang-emas-di-palu.
Data Indonesia: Data Indonesia for Better Decision. Valid, Accurate, Relevant. “BRMS Siapkan Capex Us$45 Juta.” Diakses 18 Juni 2025. https://dataindonesia.id/arsip-koran/detail/brms-siapkan-capex-us-45-juta.
“Dialektika Pelestarian Taman Hutan Raya (Tahura) Sulawesi Tengah – Noerd.” Diakses 16 Juni 2025. https://noerdblog.wordpress.com/2011/11/08/dialektika-pelestarian-taman-hutan-raya-tahura-sulawesi-tengah/.
Evans, Donna. Kamus Kaili-Ledo, Indonesia, Inggris. Palu: Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, 2003.
Fairhead, James, Melissa Leach, dan Ian Scoones. “Green Grabbing: A New Appropriation of Nature?” Journal of Peasant Studies 39, no. 2 (April 2012): 237–61. https://doi.org/10.1080/03066150.2012.671770.
Gudynas, Eduardo. Extractivisms: Politics, Economy and Ecology. Critical Development Studies 5. Black Point, Nova Scotia: Fernwood Publishing, 2020.
Harvey, David. The New Imperialism. New York: Oxford University press, 2003.
Kruyt, Albert Christiaan. De West-Toradjas op Midden Celebes. Amsterdam: Uitgave van de N.V Noord-Hollandsche Uitgevers-Maatschappij, 1938.
Lidiawati, Erna D. “Poboya yang Mengiris Hati – DW – 23.02.2011.” dw.com. Diakses 18 Juni 2025. https://www.dw.com/id/poboya-yang-mengiris-hati/a-14870436.
McCarthy, John F., dan Kathryn Robinson, ed. Land and Development in Indonesia: Searching for the People’s Sovereignty. Indonesia Update Series. S.l.: ISEAS Publishing, 2016.
Peluso, Nancy Lee, dan Peter Vandergeest. “Genealogies of the Political Forest and Customary Rights in Indonesia, Malaysia, and Thailand.” The Journal of Asian Studies 60, no. 3 (Agustus 2001): 761–812. https://doi.org/10.2307/2700109.
Pemerintah Kota Palu. Palu Kota Dua Wajah. Palu: CACDS, 2009.
“Penambang Emas Rakyat Poboya Dirazia - ANTARA News.” Diakses 19 Juni 2025. https://www.antaranews.com/berita/171371/penambang-emas-rakyat-poboya-dirazia?utm_source=chatgpt.com.
Pibete, Arkam, dan Suprin Naa. Bamba Toraranga (Catatan Sejarah Parigi). Parigi: Yamitama, 2000.
“Polresta Palu Gencarkan Penertiban Penambangan Emas Ilegal di Poboya - kausa.” Diakses 19 Juni 2025. https://kausa.id/polresta-palu-gencarkan-penertiban-penambangan-emas-ilegal-di-poboya/?utm_source=chatgpt.com.
“Profil Kelurahan Poboya.” Pemerintah Kelurahan Poboya, 2024.
R, Rahmadi. “Tahura Poboya Paneki Terusik Tambang Emas. Bagaimana Ini?” Environmental News. Mongabay.co.id, 31 Januari 2015. https://mongabay.co.id/2015/01/31/tahura-poboya-paneki-terusik-tambang-emas-bagaimana-ini/.
Rafiuddin, Abdur Rauf, dan Stanislaus Hadu. “Studi Kebijakan Taman Hutan Raya (Tahura) Palu Sulawesi Tengah: Policy Study on Grand Forest Park (Tahura) Palu, Central Sulawesi.” Jurnal Kolaboratif Sains 6, no. 1 (Januari 2023): 1–9. https://doi.org/10.56338/jks.v6i1.3232.
redaksi. “Tambang Emas Ilegal Poboya, Bom Waktu bagi Warga Kota Palu.” Teraskabar.id, 5 Oktober 2024. https://teraskabar.id/tambang-emas-ilegal-poboya-bom-waktu-bagi-warga-kota-palu/.
Redaksi. “TAMBANG EMAS POBOYA, Bom Waktu Di Palu (Bagian I).” Energy World Indonesia, 23 Juli 2017. https://energyworld.co.id/2017/07/23/tambang-emas-poboya-bom-waktu-di-palu-bagian/.
———. “TAMBANG EMAS POBOYA, Bom Waktu Di Palu (Bagian II).” Energy World Indonesia, 23 Juli 2017. https://energyworld.co.id/2017/07/23/tambang-emas-poboya-bom-waktu-di-palu-bagian-ii/.
“Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Kota Palu 2005-2025.” Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Kota Palu, 2009.
Robbins, Paul. Political Ecology: A Critical Introduction. Third edition. Critical Introductions to Geography. Hoboken, NJ Chichester: Wiley, 2020.
Saturi, Sapariah. “Kabar Teranyar dari Tambang Emas Poboya (Bagian 1).” Environmental News. Mongabay.co.id, 6 Maret 2018. https://mongabay.co.id/2018/03/06/kabar-teranyar-dari-tambang-emas-poboya-bagian-1/.
———. “Kabar Teranyar dari Tambang Emas Poboya (Bagian 2).” Environmental News. Mongabay.co.id, 11 Maret 2018. https://mongabay.co.id/2018/03/11/kabar-teranyar-dari-tambang-emas-poboya-bagian-2/.
“Ups.. Desa Poboya Dipadati Pembeli Emas | Republika Online.” Diakses 16 Juni 2025. https://republika.co.id/berita/breaking-news/nusantara/11/02/28/166506-ups-desa-poboya-dipadati-pembeli-emas.
Urip, Rizki Syafaat. “Selintas Cerita Poboya Dan Emas Dalam Suku Kaili - TUTURA.ID | Bertutur Jernih, Menawarkan Perspektif.” Diakses 18 Juni 2025. https://tutura.id/homepage/readmore/emas-dalam-suku-kaili-1663996200.
Van Der Eng, Pierre. “Mixed Blessings Mining in Indonesia’s Economy, 1870–2010.” Dalam Natural Resources and Economic Growth: Learning from History. Routledge Explorations in Economic History 72. London: Routledge, Taylor & Francis Group, 2015.
Warga Poboya Masuk Penjara Karena Upload Dugaan Pencemaran Sungai oleh PT CPM - ChannelSulawesi.id. Kota Palu. 21 April 2024. https://channelsulawesi.id/2024/04/21/warga-poboya-masuk-penjara-karena-upload-dugaan-pencemaran-sungai-oleh-pt-cpm/.

