EFFECTIVENESS OF VILLAGE FUNDS USE IN STUNTING HANDLING IN GUNUNG LENGKUAS VILLAGE EAST BINTAN DISTRICT, BINTAN REGENCY 2024
Abstract
Penelitian ini mengangkat persoalan stunting sebagai tantangan kesehatan masyarakat
yang berdampak pada pertumbuhan anak dan kualitas sumber daya manusia di masa
depan. Urgensi penelitian ini terletak pada pentingnya peran pemerintah kelurahan
dalam mengelola dana kelurahan secara efektif untuk mendukung percepatan
penurunan angka stunting. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis efektivitas
penggunaan dana kelurahan dalam program penanganan stunting di Kelurahan
Gunung Lengkuas, Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan tahun 2024.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik
wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Teori yang digunakan
adalah teori efektivitas organisasi dari Gibson, Ivancevich, dan Donnelly, yang
mencakup indikator goal achievement, integration, dan adaptation. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa program Rembuk Stunting dan Pemberian Makanan Tambahan
(PMT) selama 90 hari telah terlaksana tepat waktu, dengan hasil yang sesuai tujuan.
Koordinasi antar pemangku kepentingan berjalan harmonis dan respons terhadap
tantangan lapangan cukup adaptif. Kesimpulannya, efektivitas penggunaan dana
kelurahan dalam penanganan stunting ditentukan oleh sinergi lintas sektor, partisipasi
masyarakat, dan ketanggapan organisasi lokal terhadap kebutuhan riil di lapangan.
Kata kunci: adaptation, dana kelurahan, effectiveness, integration, stunting







