Implementasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis HOTS (Higher Order Thingking Skills) Pada Kurikulum 2013 di SMA Negeri 2 Palu

  • Vira Yuniar IAIN Palu
  • Erniati IAIN Palu
  • Ramang IAIN Palu
Keywords: pembelajaran pendidikan agama Islam; berbasis HOTS; Kurikulum 2013

Abstract

Artikel ini membahas implementasi pembelajaran pendidikan agama Islam berbasis HOTS (Higher order thingking skills). Tulisan ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data yang diperoleh dari data sekunder dan primer, yang relevan dengan permasalahan yang diteliti. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sejauh ini implementasi pembelajaran pendidikan agama Islam berasis HOTS (higher order thingking sklills) pada kurikulum 2013 di SMA Negeri 2 Palu ketika dilihat dari kurikulum pembelajarannya sudah berjalan dengan baik terbukti dengan memiliki perencanaan cukup baik, pelaksanaan pembelajaran sesuai perangkat pembelajaran serta dengan adanya ketersediaan fasilitas yang memadai. Akan tetapi jika dilihat dari impelemntasi pembelajaran berbasis HOTSnya belum terlaksana sebagamana tuntunan kurikulum 2013 karena tidak semua guru pendidikan agama Islam di SMA Negeri 2 Kota Palu paham mengenai pembelajaran berbasis HOTS terkhusus dalam menggunakan model-model pembelajaran berbasis HOTS

References

Ali, Zainuddin, Metode Penelitian Hukum, Jakarta: Sinar Grafika, 2010.
Amir, T.M. Inovasi Pendidikan melalui Problem Based Learning: Bagaimana Pendidik Memberdayakan Pembelajar di Era Pengetahuan. Jakarta: Kencana Prenada Media Group 2009.
Anwar, Rusliansyah. “Hal-Hal yang Mendasari Penerapan Kurikulum 2013,” Humaniora 5, no. 1 (April 1, 2014): 97, https://doi.org/10.21512/humaniora.v5i1.2987.
Arif, Arifuddin M, dan Emi Indra, 5 Rukun Pembelajaran Kurikulum 2013, Cet, 1; Palu: Endence Press, 2014.
Arikunto, Suharsini. Prosedur Penelitian, Suatu Pendekatan Praktek , Cet. IIIX; Jakarta: PT Rineka Cipata, 2006.
A, Rusyna. Keterampilan Berpikir: Pedoman Praktis Para Peneliti Keterampilan Berpikir. Yogyakarta: Penerbit Ombak, 2014.
Ariyana Yoki,et, al, eds, Buku Pegangan Pembelajaran Berorientasi Pada Keterampilan Berfikir Tingkat Tinggi. Direktorat Jenderal Guru Dan Tenaga Kependidikan Kementrian Pendidikan Dan Kebudayaan,2018.
Djaelani, H Moh Solikodin. Peran Pendidikan Agama Islam dalam Keluarga dan Masyarakat. 1 (2013), 6.
Hamalik, Oemar. Pendidikan Guru Berdasarkan Pendekatan Kompetensi, Jakarta: Bumi Aksara,2006.
Hamalik, Oemar. Proses Belajar Mengajar, Cet. 16 Jakarta: Bumi Aksara, 2014.
Heong, The Level of Marzano Higher Order Thinking Skills Among Technical Education Students. International Journal of Social and Humanity, 2011.
King, F.J., Goodson, L., & Rohani. Higher Order Thinking Skills. Center for Advancement of Learning and Assessment, 2006.
Kurniasi, Imas dan Berlin Sani, Sukses Mengimplementasikan Kurikulum 2013, Yogyakarta; Kata Pena 2014.
Kuswana, Taksonomi Berpikir. Bandung: Remaja Rosdakarya Offset, 2013.
Lestari S dan Ngatini. Pendidikan Islam Kontekstual, Yogyakarta: Pustaka Belajar, 2010.
M, Fadillah. Implementasi Kurikulum 2013, Yogyakarta : Ar-Ruuz Media, 2014.
Muntholi’ah, Konsep Diri Positif penunjangPresentasi PAI, Semarang: Kerjasama Penerbit Mangkang Indah dan Yayasan Al-Qalam, 2002.
Peraturan Pemerintah no 32 tahun 2013 Tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 Tentang Standar Nasional Pendidikan.
Published
2021-06-30
Section
Articles
Abstract - 56