Strategi Guru PAI dalam Mengintegrasikan Literasi Digital dan Moderasi Beragama di SMA Negeri 1 Palu

  • Ibadurrahman Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Palu
  • Abdul Halik Universitas Muhammadiyah Palu
Keywords: Strategi guru PAI; literasi digital; moderasi beragama;

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara peserta didik memperoleh informasi keagamaan. Peserta didik SMA kini dapat mengakses ceramah, artikel keislaman, potongan video dakwah, konten fikih, dan perdebatan keagamaan melalui media sosial. Kondisi ini memberi ruang pembelajaran yang luas, tetapi juga menghadirkan risiko berupa hoaks keagamaan, potongan dalil tanpa konteks, ujaran kebencian, dan narasi keberagamaan yang eksklusif. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi guru Pendidikan Agama Islam dalam mengintegrasikan literasi digital dan moderasi beragama di SMA Negeri 1 Palu. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi pembelajaran, wawancara dengan guru PAI, peserta didik, dan unsur sekolah, serta dokumentasi perangkat ajar dan media pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru PAI dilakukan melalui pemilihan sumber digital yang kredibel, pembiasaan tabayyun digital, integrasi nilai moderasi beragama dalam materi PAI, diskusi kasus keagamaan aktual, dan pembinaan etika digital Islami. Strategi tersebut memperkuat kemampuan peserta didik dalam memilah informasi keagamaan, menghargai perbedaan, menolak kekerasan, dan menggunakan media digital secara bertanggung jawab. Penelitian ini menegaskan bahwa guru PAI berperan sebagai pendidik, fasilitator, kurator informasi, dan pembimbing sikap keberagamaan peserta didik di ruang digital.

References

Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI. (2019). Moderasi beragama. Jakarta: Kementerian Agama Republik Indonesia.
Gilster, P. (1997). Digital literacy. New York: Wiley.
Hague, C., & Payton, S. (2010). Digital literacy across the curriculum. Bristol: Futurelab.
Indra, I. (2024). Islamic Religious Education as a medium for strengthening religious moderation in the digital era. Journal of Multicultural Education and Social Studies, 1(2), 17-24. https://doi.org/10.37249/jomess.v1i2.1280
Kementerian Agama RI. (2020). Kemenag terus perkuat moderasi beragama: Ini indikator keberagamaannya. https://kemenag.go.id/en/nasional/kemenag-terus-perkuat-moderasi-beragama-ini-indikator-keberagamaannya-cyqdhi
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. (2025). Profil Pelajar Pancasila. https://ditsd.kemendikdasmen.go.id/hal/profil-pelajar-pancasila
Khasanah, N., Hamzani, A. I., & Aravik, H. (2023). Religious moderation in the Islamic education system in Indonesia. QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama, 15(1), 629-642. https://doi.org/10.37680/qalamuna.v15i1.4115
Kuswana, D. (2024). Digital counter-radicalism: The strategic role of religious organisations in shaping moderate Islam in Indonesia's cyber realm. Khazanah Theologia, 6(1), 45-60. https://doi.org/10.15575/kt.v6i1.33369
Rajaminsah, R. (2025). Moderasi beragama dan literasi digital: Pengembangan kurikulum Pendidikan Agama Islam adaptif terhadap tantangan era post-truth. Alacrity: Journal of Education, 5(2), 1052-1065.
Subakti, M. F. (2022). Literasi digital: Fondasi dasar dakwah dalam media sosial. Jurnal Dakwah, 23(1). https://ejournal.uin-suka.ac.id/dakwah/jurnaldakwah/article/view/2341
UNESCO. (2025). Media and information literacy and digital competencies. https://www.unesco.org/en/articles/media-and-information-literacy-and-digital-competencies
Published
2026-06-29
How to Cite
Ibadurrahman, & Abdul Halik. (2026). Strategi Guru PAI dalam Mengintegrasikan Literasi Digital dan Moderasi Beragama di SMA Negeri 1 Palu. Al-Tawjih: Jurnal Pendidikan Islam, 7(1), 21-31. Retrieved from https://jurnal.uindatokarama.ac.id/index.php/wjh/article/view/5697
Section
Articles