Epistemologi Integratif Dalam Pendidikan Agama Islam:Kerangka Kajian Interdisipliner

  • Fathir Reyfan UIN Datokarama Palu
Keywords: Epistemologi Integratif; Pendidikan Agama Islam; Interdisipliner; Integrasi Ilmu; Studi Islam.

Abstract

Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam konteks pendidikan tinggi dan kontemporer dihadapkan pada tantangan pemisahan antara ilmu agama dan ilmu pengetahuan umum yang berdampak pada cara pandang keilmuan yang parsial. Dikotomi ini melahirkan pendekatan pendidikan yang cenderung sekuler dan kurang mencerminkan pandangan dunia Islam yang holistik. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji epistemologi integratif dalam Pendidikan Agama Islam dengan menggunakan kerangka kajian interdisipliner. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan menelaah pemikiran tokoh-tokoh Islam mengenai integrasi dan Islamisasi ilmu pengetahuan, seperti Ismail Raji al-Faruqi, Ziauddin Sardar, dan Fazlur Rahman, serta relevansinya dalam konteks pendidikan Islam kontemporer. Hasil kajian menunjukkan bahwa epistemologi integratif menekankan pentingnya dialog antara Islam normatif dan Islam historis, serta keterbukaan terhadap pendekatan lintas disiplin ilmu. Pendekatan ini diharapkan mampu membangun paradigma keilmuan yang utuh, kritis, dan relevan, sehingga Pendidikan Agama Islam tidak hanya bersifat normatif-dogmatis, tetapi juga kontekstual dan transformatif.

Published
2025-12-24