ANALISIS PERAN PAI INTERDISIPLINER DALAM PENEGEMBANGAN CRITICAL THINGKING MAHASISWA
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis
interdisipliner dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa. PAI memiliki
peran strategis di perguruan tinggi tidak hanya sebagai sarana penanaman nilai-nilai
keislaman, tetapi juga sebagai media pengembangan kemampuan berpikir tingkat tinggi
yang dibutuhkan dalam menghadapi tantangan akademik, sosial, dan profesional di era
Society 5.0. Namun, praktik pembelajaran PAI masih cenderung bersifat monodisipliner dan
normatif sehingga belum optimal dalam mendorong kemampuan berpikir kritis mahasiswa.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui kajian literatur,
observasi pembelajaran, dan analisis dokumen untuk mengkaji implementasi pendekatan
interdisipliner dalam pembelajaran PAI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi PAI
dengan disiplin ilmu lain seperti ilmu sosial, humaniora, dan sains mampu memperkaya
pembelajaran dan mendorong mahasiswa berpikir lebih analitis, reflektif, dan kritis.
Penerapan strategi pembelajaran seperti problem based learning, diskusi lintas disiplin,
studi kasus, dan refleksi nilai terbukti berkontribusi dalam meningkatkan kemampuan
berpikir kritis mahasiswa. Dengan demikian, PAI interdisipliner berperan penting dalam
membentuk mahasiswa yang religius, kritis, dan adaptif terhadap kompleksitas
permasalahan kehidupan modern.