Implementasi Pembelajaran Terpadu Untuk Meningkatkan Literasi Keagamaan Mahasiswa
Abstract
Implementasi pembelajaran terpadu merupakan pendekatan strategis dalam meningkatkan literasi keagamaan mahasiswa di perguruan tinggi. Literasi keagamaan dipahami sebagai kemampuan mahasiswa dalam memahami, menafsirkan, serta menginternalisasi nilai-nilai keagamaan secara kritis, kontekstual, dan moderat dalam kehidupan akademik maupun sosial. Pembelajaran terpadu mengintegrasikan berbagai aspek pembelajaran secara holistik, mencakup dimensi kognitif, afektif, dan psikomotorik, serta mengaitkan materi keagamaan dengan realitas kehidupan mahasiswa. Pendekatan ini memungkinkan proses pembelajaran agama berlangsung secara bermakna, dialogis, dan relevan dengan tantangan zaman. Implementasi pembelajaran terpadu berpotensi memperkuat pemahaman keagamaan mahasiswa secara komprehensif, menumbuhkan sikap kritis terhadap sumber-sumber keagamaan, serta membangun kesadaran moderasi dan toleransi beragama. Oleh karena itu, pembelajaran terpadu memiliki peran penting dalam penguatan literasi keagamaan mahasiswa di lingkungan pendidikan tinggi.