Analisis Model Integrasi-Interkoneksi Pada Pengembangan Kurikulum PAI

  • Amira Uin Datokarama Palu
Keywords: Integrasi; interkoneksi; pengembangan kurikulum; Pendidikan Agama Islam.

Abstract

Artikel ini menganalisis model-model integrasi dan interkoneksi yang diterapkan pada pengembangan kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI). Tulisan dimulai dengan memetakan perbedaan konseptual antara integrasi (penggabungan isi secara koheren) dan interkoneksi (pemetaaan hubungan lintas-mata pelajaran dan konteks kehidupan). Menggunakan metode sintesis literatur, artikel menelaah model teoretis (termasuk kurikulum terintegrasi, interdisipliner, dan paradigma integrasi-interkoneksi) serta contoh implementasi praktis dalam konteks pendidikan Islam di Indonesia dan internasional. Lensa analitis mencakup koherensi kurikulum, kesesuaian capaian pembelajaran, keterlaksanaan pedagogis, dan kesetiaan sosio-kultural terhadap nilai nilai Islam. Hasil kajian menunjukkan kelebihan pendekatan terintegrasi — relevansi pembelajaran meningkat, pembentukan karakter yang lebih holistik, dan fasilitasi kompetensi lintas disiplin — serta tantangan berulang seperti kesiapan guru,penjajaran asesmen, dan potensi pengaburan kekhasan keagamaan. Berdasarkan analisis komparatif, diajukan model pragmatis untuk pengembangan kurikulum PAI yang menggabungkan integrasi tematik dengan pemetaan interkoneksi eksplisit,didukung pengembangan profesional guru, materi pembelajaran modular, dan rubrik asesmen berbasis kompetensi. Kesimpulan menekankan implikasi kebijakan dan merekomendasikan validasi empiris melalui penelitian tindakan kelas dan studi longitudinal. 

Published
2025-12-24