analisis ruang lingkup PAI interdisipliner untuk penguatan kompetensi mahasiswa

  • Nur Wafiq Aziza Kelengi Uin Datokarama Palu
Keywords: Pendidikan Agama Islam, interdisipliner, kurikulum, pembelajaran, Society 5.0

Abstract

Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, moral, dan spiritual peserta didik di tengah perkembangan zaman yang semakin kompleks. Namun, praktik pembelajaran PAI selama ini masih cenderung bersifat monodisipliner dan dogmatis, sehingga belum sepenuhnya mampu menjawab tantangan global, perkembangan ilmu pengetahuan, dan kebutuhan dunia kerja. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep, ruang lingkup, serta implementasi Pendidikan Agama Islam berbasis pendekatan interdisipliner dalam kurikulum dan pembelajaran. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan menelaah berbagai literatur, regulasi pendidikan, dan kajian teoritis yang relevan dengan PAI interdisipliner. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan interdisipliner dalam PAI memungkinkan terjadinya integrasi antara ilmu agama dengan ilmu sosial, humaniora, sains, dan teknologi, sehingga pembelajaran menjadi lebih holistik, kontekstual, dan bermakna. Implementasi PAI interdisipliner dalam kurikulum berkontribusi pada penguatan kompetensi peserta didik secara komprehensif, meliputi kecerdasan intelektual, emosional, spiritual, serta penguasaan soft skill dan hard skill. Selain itu, pendekatan ini juga berperan dalam menghilangkan dikotomi keilmuan dan mendorong lahirnya lulusan PAI yang adaptif, inovatif, dan siap bersaing di era Society. Oleh karena itu, pengembangan PAI interdisipliner memerlukan dukungan kebijakan, peningkatan kompetensi pendidik, serta sinergi antardisiplin ilmu

Published
2025-12-23