Evaluasi Implementasi Prinsip Interdisipliner Dalam Pembelajaran Mahasiswa PAI
Abstract
Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di Perguruan Tinggi masih cenderung bersifat normatif dan terpisah dari disiplin ilmu lain, sehingga kurang kontekstual dengan kebutuhan dan latar belakang keilmuan mahasiswa. Implementasi prinsip interdisipliner menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan relevansi dan kebermaknaan pembelajaran PAI. Prinsip interdisipliner yang berlandaskan pada prinsip tauhid, kesatuan ilmu (wahdatul ulum), integrasi dan interkoneksi, keseimbangan nilai, serta kemaslahatan memungkinkan terjadinya keterpaduan antara ilmu agama dan ilmu umum secara kontekstual. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan prinsip interdisipliner mampu memperkaya perspektif pembelajaran PAI,menjadikannya lebih holistik, aplikatif, dan responsif terhadap perkembangan zaman. Dengan demikian, pembelajaran PAI berbasis interdisipliner di Perguruan Tinggi diharapkan dapat berkontribusi dalam membentuk mahasiswa yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia.