PENGUATAN KAPASITAS KEAGAMAAN IBU-IBU MELALUI PROGRAM YASINAN MAJELIS TAKLIM NURUL ALIF DI KELURAHAN SILAE
Abstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peningkatan kapasitas keagamaan masyarakat, khususnya ibu-ibu majelis taklim, sebagai bagian dari penguatan kualitas kehidupan beragama dan sosial. Secara empiris, kegiatan yasinan yang rutin dilaksanakan seringkali masih bersifat ritual tanpa diiringi pemahaman mendalam terhadap makna bacaan dan implementasinya dalam kehidupan sehari-hari. Berdasarkan kondisi tersebut, permasalahan yang dihadapi mitra meliputi rendahnya pemahaman makna bacaan yasinan, keterbatasan kemampuan membaca Al-Qur’an secara tartil, serta kurangnya internalisasi nilai-nilai keagamaan. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas keagamaan ibu-ibu melalui program yasinan di Majelis Taklim Nurul Alif, Kelurahan Silae. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui pendampingan rutin, pembinaan bacaan Al-Qur’an, serta pemberian materi keagamaan yang kontekstual dengan tahapan observasi, perencaanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan membaca Al-Quran, pemahaman makna Surat Yasin, serta penguatan sikap religius dan kebersamaan para anggota majelis taklim. Dengan demikian, program yasinan terbukti efektif sebagai media penguatan kapasitas keagamaan masyarakat.

