https://jurnal.uindatokarama.ac.id/index.php/manaqib/issue/feed Manaqib: Jurnal Sejarah Peradaban Islam dan Humaniora 2026-01-18T08:01:17+00:00 Mohammad Sairin mohammadsairin@uindatokarama.ac.id Open Journal Systems <p style="text-align: justify;"><img style="float: left; margin: 0px 10px 10px 12px; width: auto; height: 300px;" src="/public/site/images/admin/Sampul_jurnal_manaqib_copy.jpg"><strong>Manaqib: Jurnal Sejarah Peradaban Islam dan Humaniora</strong> is a journal published by the Department of Islamic Civilization History, Faculty of Ushuluddin, Adab, and Da'wah, Islamic State University of Datokarama Palu. This journal is expected to be a forum for developing and exploring knowledge through studies related to Islamic Civilization and Humanities. It has two editions in a year which are published two times consisting of First Edition (January-June) and Second Edition (July-December).</p> <p>The Editorial Board warmly invites lecturers and researchers to submit and publish articles through this journal.</p> <table class="data" width="100%" bgcolor="#dcdcdc"> <tbody> <tr valign="top"> <td width="20%">Journal Title</td> <td width="80%"><strong>: Manaqib: Jurnal Sejarah Peradaban Islam dan Humaniora</strong></td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%">Abbreviation</td> <td width="80%"><strong>: manaqib</strong></td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%">Frequency</td> <td width="80%"><strong>: Twice a year</strong></td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%">Accredited</td> <td width="80%"><strong>: - </strong></td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%">DOI</td> <td width="80%"><strong>: 10.24239/manaqib</strong></td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%">ISSN</td> <td width="80%"><strong>: 2580-7773 (Online) | 1978-7812 (Printed)</strong></td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%">Editor-in-Chief</td> <td width="80%"><strong>: Sairin</strong></td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%">Publisher</td> <td width="80%"><strong>: Program Studi Sejarah dan Peradaban Islam, UIN Datokarama Palu</strong></td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%">Language</td> <td width="80%"><strong>: English and Bahasa</strong></td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%">Citation Analysis</td> <td width="80%"><strong>: Google Scholar</strong></td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%">Indexing</td> <td width="80%"><strong>: Sinta, Google Scholar, Garuda, Moraref, Crossreff, Dimensions, IPI</strong></td> </tr> </tbody> </table> <p>&nbsp;</p> https://jurnal.uindatokarama.ac.id/index.php/manaqib/article/view/4893 Dari Ruang Agraris ke Frontier Ekstraktif 2026-01-01T06:58:43+00:00 Jefrianto Jefrianto jefrianto1990@mail.ugm.ac.id <p>Tulisan ini membahas transformasi sosial-ekologis Poboya, Kota Palu, dari ruang hidup agraris masyarakat Kaili menjadi frontier kapitalisme ekstraktif berbasis pertambangan emas. Dengan menelusuri periode pra-tambang hingga menguatnya tambang rakyat dan korporasi sejak akhir 1990-an, tulisan ini berargumen bahwa konflik di Poboya bukan semata persoalan legalitas pertambangan, melainkan hasil sejarah panjang pengalihan penguasaan ruang dan sumber daya dari ekonomi rakyat menuju dominasi korporasi yang dilegitimasi negara. Menggunakan pendekatan sejarah sosial dan ekologi politik, emas dianalisis tidak hanya sebagai komoditas ekonomi, tetapi juga sebagai simbol budaya dan instrumen negosiasi kuasa. Temuan menunjukkan bahwa pergeseran dari pertanian ke pertambangan membongkar tatanan ekologis dan sosial lokal, melahirkan tumpang tindih klaim antara tambang rakyat, negara, dan korporasi, serta memicu pola represi terhadap ekonomi rakyat. Studi ini menegaskan bahwa krisis Poboya merefleksikan kegagalan struktural tata kelola sumber daya alam dan keadilan ekologis di Indonesia.</p> 2025-12-19T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Manaqib: Jurnal Sejarah Peradaban Islam dan Humaniora https://jurnal.uindatokarama.ac.id/index.php/manaqib/article/view/4796 Gerakan Pendidikan Perempuan Islam 2026-01-01T09:37:18+00:00 Utari Andrayani utariandrayanI17@gmail.com <p><em>This article examines the history and development of the 'Aisyiyah Islamic women's education movement in Palu Bay from 1965 to 2015. The main questions to be addressed are: 1) How did 'Aisyiyah develop in Palu City from 1965 to 2015?; and 2) How did the 'Aisyiyah movement fare in education in Palu City from 1965 to 2015? This paper uses a historical method consisting of four stages: heuristics, source criticism, interpretation, and historiography. This paper finds three things: 1) The 'Aisyiyah organization entered Palu City in 1958, then in 1966 officially became the regional leader, and five individuals from various backgrounds and regions led the organization between 1965 and 2015. 2) In the field of education, 'Aisyiyah established formal, informal, and non-formal schools.</em></p> 2025-12-22T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Manaqib: Jurnal Sejarah Peradaban Islam dan Humaniora https://jurnal.uindatokarama.ac.id/index.php/manaqib/article/view/4888 Di Balik Legenda Danau Lemelu 2026-01-01T07:44:29+00:00 Wilman Darsono Lumangino wilman@untad.ac.id <p>Tulisan ini mengkaji legenda Danau Lemelu yang berjudul <em>Paisu Matano Bibian </em>(PMB) dengan menggunakan strukturalisme Lévi-Strauss. Isi ceritanya menarik karena berkaitan dengan kedatangan orang asing di Sea-sea. Studi ini menggunakan metode studi pustaka dengan dua langkah penting, yaitu pencarian dan analisis sumber. Tujuannya untuk menjelaskan pesan dan makna dari cerita PMB. Bila dilihat dari pembabakan ceritanya (episode), PMB cukup lengkap dan runtut. Lewar cerita ini, orang Sea-sea telah merekam kehadiran orang asing yang hendak mengeksploitasi kekayaan alam mereka. PMB telah mengingatkan tentang akibat yang timbul oleh eksploitasi tersebut. Sebuah bentuk kesadaran ekologis yang sering berbenturan dengan kepentingan eksploitatif penguasa dan kawan-kawannya. PMB juga menyuarakan keterpinggiran orang Sea-sea di tanahnya sendiri sejak ratusan tahun lalu. Oleh karena itu, PMB harus kembali diceritakan agar terus menjadi <em>ceriteme </em>(cerita mitos) guna menggugah kesadaran ekologis yang mulai tergerus oleh kapitalisasi kekayaan alam di Banggai Kepulauan.</p> 2025-12-23T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Manaqib: Jurnal Sejarah Peradaban Islam dan Humaniora https://jurnal.uindatokarama.ac.id/index.php/manaqib/article/view/5103 Tradisi Pembuatan Perahu Orang Buton di Pulau Taliabu 2026-01-01T08:07:49+00:00 Sarifudin Bin La Kuma sarifudinlakuma@ymail.com <p>Artikel ini mengkaji tradisi pembuatan perahu orang Buton yang berada di Pulau Taliabu. Pembuatan perahu tersebut merupakan pengetahuan yang diperoleh dari daerah asal di tanah Buton-Wakatobi. Pengetahuan tersebut terus dilestarikan dan diterapkan meskipun mereka telah berada jauh dari tanah kelahiran. Kajian ini menggunakan metode sejarah untuk menelusuri kedatangan orang-orang Buton dari Buton-Wakatobi ke Pulau Taliabu serta pengetahuan pembuatan perahu. Sedangkan pendekatan budaya digunakan untuk menguraikan proses pembuatan perahu dari pemilihan kayu, pengerjaannya, hingga menurunkan perahu ke laut. Sumber data yang digunakan diperoleh melalui kajian pustaka dan wawancara. Temuan dari kajian ini memperlihatkan bagaimana orang-orang Buton di Pulau Taliabu sangat memperhatikan secara detail proses pembuatan perahu yang dianggap sebagai saudara sendiri.</p> 2025-12-23T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Manaqib: Jurnal Sejarah Peradaban Islam dan Humaniora https://jurnal.uindatokarama.ac.id/index.php/manaqib/article/view/4755 Memori Kolektif dan Penyangkalan 2026-01-01T12:22:01+00:00 Adi Setiawan adislainawa@gmail.com <p>This article presents a retrospective experiment that aims to offer a new understanding of the contestation of memory among the people of Tolitoli regarding the Salumpaga resistance movement, which took place in 1919. In addition to discussing the processes of remembering and forgetting, this article goes further by highlighting the attempts to deny the memory. This article examines how and why the Tolitoli ruling elite suppressed the memory of the Salumpaga incident in this manner. To that end, this article specifically addresses the practices of the Tolitoli authorities in treating the memories of the local community embedded in several memory sites. This article argues that the memory of the 1919 Salumpaga incident is not only contested in the context of remembering and forgetting, but also involves denial practices.</p> 2025-12-23T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Manaqib: Jurnal Sejarah Peradaban Islam dan Humaniora https://jurnal.uindatokarama.ac.id/index.php/manaqib/article/view/5114 Dari Mitos Buaya Sampai Patung Buaya 2026-01-04T04:45:30+00:00 Muhammad Reza Aditama aditamamuhammadreza@gmail.com <p>Artikel ini membahas ingatan masyarakat kota Palu tentang buaya, mulai dari mitos buaya sebagai memori kolektif masyarakat, hingga patung buaya sebagai tanda penentangan atas mitos buaya. Berangkat dari dua rekaman informasi berbeda antara dokumen kolonial hingga ingatan masyarakat tentang buaya, kedua memori tersebut saling bertentangan sehingga dapat saling mensubordinasikan satu sama lain melalui rememorasi yang kemudian bermuara pada sebuah bentuk pengkristalan sebuah memori. Melalui metode sejarah dengan menggunakan sumber seperti arsip dokumen dan wawancara sebagai pengumpulan sumber, lalu verifikasi, interpretasi, dan penulisan sejarah topik artikel ini diulas. Sehingga artikel ini menunjukkan bahwa terjadi kondisi yang ambivalen bagi masyarakat kota palu dalam mengingat apakah buaya merupakan saudara atau hewan buas dan berbahaya. Oleh karena itu kemudian pertentangan antara memori dan sejarah melahirkan apa yang disebut sebagai Site of Memory atau penanda ingatan di mana sejarah telah menentang memori yang mengatakan bahwa buaya bersaudara dengan manusia.</p> 2025-12-24T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Manaqib: Jurnal Sejarah Peradaban Islam dan Humaniora https://jurnal.uindatokarama.ac.id/index.php/manaqib/article/view/5156 Singalan 2026-01-18T08:01:17+00:00 Zahra zahraandiatjo@gmail.com Ulmuddin ulmuddinuin@gmail.com Mohammad Sairin mohammadsairin@gmail.com <p>Artikel ini membahas Singalan sebagai olongian Sojol terakhir.</p> 2025-12-26T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Manaqib: Jurnal Sejarah Peradaban Islam dan Humaniora