Syafi’i Ma’arif’s Thought on Islamic Renewal in the Context of the History and Tradition of the Development of Islamic Scholarship in Indonesia

  • Hairuddin Cikka Universitas Islam Negeri Datokarama Palu
  • Mokh. Ulil Hidayat Universitas Islam Negeri Datokarama Palu
  • M. Iksan Kahar Universitas Islam Negeri Datokarama Palu
  • Idris Universitas Islam Negeri Datokarama Palu
  • Nur Eka Wahyuningsih Universitas Tadulako
  • Sarpika Datumula Universitas Alkhairaat
Keywords: Syafi’i Ma’arif, Islamic modernist, political thought, religious thought

Abstract

As a modernist, Syafii Maarif’s intellectual contributions are particularly notable in the fields of religious and political thought, as well as education. The process of renewing Islamic thought by Syafii Maarif has developed dynamically and has also influenced the emergence of Islamic modernists in recent times, who seek to encourage Muslims to interpret Islam as rationally as possible in various aspects of life, particularly in theology, philosophy, and Sufism. Syafii Maarif is a modernist figure with a highly rational mode of thought who has successfully developed various concepts relevant to the modernization of Islam in the realms of education, politics, and socio-culture. These concepts have had a significant influence among the public particularly among intellectuals and the educated and have the potential to bring about change and renewal in Indonesia.

References

Abdillah, Maskuri. Demokrasi di Persimpangan :Makna Respons Intelektual Muslim Indonesia Terhadap Konsep Demokrasi( 1966-1993). Yogyakarta: Tiara Wacana, 1999.

Al Bahiy, Muhammad. Alam Pikiran Islam dan Perkembangannya (terjemahan), Jakarta: Bulan Bintang, 1987.

Anwar, M. Syafi’i. “Neo-Modernism and Islamic Thought in Indonesia,” Jurnal Ulumul Qur’an, Vol. 5, No. 1, 1994.

Azra, Azyumardi. “The Transmission of Islamic Reformism to Indonesia: Networks of Middle Eastern and Malay-Indonesian Ulama,” Studia Islamika, Vol. 2, No. 3, 1995.

Bruinessen, Martin van. Indonesia’s Ulama and Politics : Caught between Legitimasing the Status Quo and Searching alternatives, dalam Prisma, No. 49 (Juni), 1990.

Burhani, Ahmad Najib. “Muhammadiyah dan Modernisasi Pendidikan Islam di Indonesia,” Jurnal Ma’arif, Vol. 9, No. 1, 2014.

Camilleri, Joseph A. Civilazation Criziz :Human Precpective in Changing World. London: Cambridge Univercity Press, 1976

Dimayanti, Ahmad. “Peran Muhammadiyah Dalam mengembalikan Gerakan” [Pedoman] Suara Muhammadiyah No. 24 Th. 87 tanggal 31 Desember 2002.

Effendy, Bahtiar. “Islam and the State in Indonesia: The Role of Neo-Modernist Thought,” Studia Islamika, Vol. 3, No. 2, 1996.

Ma’arif, Ahmad Syafi’i. Dialog Agama dan Spiritualisme di SCTV bulan Juli 1999.

________________. “Muhammadiyah organisasi islam yang Kokoh dan Islami” [Pedoman] Suara Muhammadiyah, No. 4 tahun 89 tanggal 27 Oktober 2003.

________________. Peta Bumi Intelektual Islam di Indonesia. cet;1, Bandung: Mizan, 1993

________________. Membumikan Islam. Jogjakarta: Pustaka Pelajar, 1995.

________________. Pendidikan dan Jati Diri Bangsa (Pedoman) Suara Muhammadiyah No. I Tanggal 12 Nopember 2004.

________________. Peta Bumi Intelektualisme Islam Indonesia. cet;1, Bandung: Mizan, 1993.

________________. Islam dan Masalah Negara: Studi tentang Percaturan dan Konstituante. Jakarta: LP3ES, 1987.

________________. Islam Kekuatan Doktrin dan Kegamangan Ummat. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 1997

________________. Peta Bumi ntelektualisme Islam di Indonesia. cet; 1, Bandung :Mizan, 1993.

________________. Islam Makalah disampaikan pada Simposium Kebudayaan Indonesia –Malaysia ke-4 pada tanggal 26-27 Nopember 1991.

________________. Permasalahan Umat Islam Indonesia dimuat dalam artikel Tanggal 19 Nopember 2004

Madjid, Nurcholish. Islam Kemodernan dan Keindonesiaan. Bandung: Mizan, 1992.

________________. Kontekstual Doktrin Islam dalam Sejarah. Jakarta: Paramadina, 1992.

________________. Islam Doktrin dan Peradaban: Sebuah Telaah Kritis tentang Masalah Keimanan, Kemanusiaan dan Kemodernan. Jakarta : Yayasan Paramadina 1992.

________________. Islam Tradisi, Peran dan Fungsinya dalam Pembangunan Indonesia. Jakarta, Paramadina, 1997.

________________. Khazanah Intelektual Islam. Jakarta: Bulan Bintang, 1994.

Muhadjir, Noeng. Metodologi Penelitian Kualitatif. Yogyakarta: Bayu Indra Grafika, 1998.

Nashir, Haedar. “Komitmen Keislaman Muhammadiyah” [Pedoman] Suara Muhammadiyah. No. 1 tahun ke 88 15 Januari 2003.

Qadir, Zuly. “Muhamadiyah dan Islam Indonesia” dalam Suara Muhamadiyah NO 17 Tahun ke- 89 tanggal 15 September 2004.

Rahmat, Jalaluddin. Islam Alternatif. cet;iv, Bandung: Mizan, 1991.

Syafi’i Ma’arif, Ahmad. Islam dan Politik Upaya Membingkai Peradaban. cet;I, Cirebon: Pustaka Dinamika, 1999.

Syafi’i Ma’arif, Ahmad. Peta Bumi Intelektualisme Islam di Indonesia. cet; I, Bandung:Mizan, 1993.

Syafi’i Ma’arif, Ahmad. Sistem Pendidikan Kita Masih Rapuh : suara Muhammadiyah No 1. Tahun 1985

Published
2026-08-13
How to Cite
Cikka, H., Hidayat, M. U., Kahar, M. I., Idris, Wahyuningsih, N. E., & Sarpika Datumula. (2026). Syafi’i Ma’arif’s Thought on Islamic Renewal in the Context of the History and Tradition of the Development of Islamic Scholarship in Indonesia. Manaqib: Jurnal Sejarah Peradaban Islam Dan Humaniora, 5(1), 1-17. https://doi.org/10.24239/manaqib.v5i1.5282
Section
Articles