Pengaruh Mitos Terhadap Ibu Hamil dalam Masyarakat Suku Tobungku di Desa Bente Kecamatan Bungku Tengah Kabupaten Morowali (Analisis Pendekatan Teologi Islam)
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih kuatnya kepercayaan masyarakat terhadap mitos yang berkaitan dengan ibu hamil, khususnya pada masyarakat Suku Tobungku di Desa Bente. Mitos-mitos tersebut tidak hanya berpengaruh pada perilaku, tetapi juga pada pola pikir dan praktik kehidupan sehari-hari. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk mitos yang berkembang, pengaruhnya terhadap ibu hamil, serta menganalisisnya dalam perspektif teologi Islam.
Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap tokoh masyarakat, tokoh agama, tenaga kesehatan, serta ibu hamil. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa mitos masih dipercaya dan dijalankan oleh sebagian masyarakat, seperti larangan tertentu bagi ibu hamil yang diyakini berdampak pada kondisi janin. Mitos tersebut memberikan pengaruh psikologis dan perilaku, baik positif maupun negatif. Dalam perspektif teologi Islam, sebagian mitos tidak memiliki dasar yang kuat dalam ajaran agama dan berpotensi bertentangan dengan prinsip tauhid apabila diyakini secara mutlak.
Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa mitos masih berperan dalam kehidupan masyarakat, namun perlu adanya pemahaman yang lebih rasional dan sesuai dengan ajaran Islam agar tidak menimbulkan kesalahpahaman dalam praktik keagamaan dan kesehatan ibu hamil.
Copyright (c) 2026 Moh Jamil

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
