Pendekatan Neurosains dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Pada General Digital yang Berkelanjutan
Abstract
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi telah mendorong lahirnya berbagai inovasi dalam dunia pendidikan, termasuk penerapan pendekatan neurosains dalam proses pembelajaran. Pendekatan neurosains memberikan pemahaman mengenai cara kerja otak dalam menerima, mengolah, dan menyimpan informasi sehingga dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji optimalisasi pendekatan neurosains dalam pembelajaran PAI berbasis platform digital sebagai upaya meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research) yang mengkaji berbagai sumber literatur seperti jurnal ilmiah, buku, dan dokumen yang relevan dengan neurosains dan pembelajaran PAI. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan neurosains dalam pembelajaran PAI dapat dilakukan melalui berbagai strategi, seperti penggunaan musik instrumental, brain gym, pembelajaran multi-sensori, strategi chunking dan brain break, diskusi, role play, serta pemanfaatan media dan platform digital. Pendekatan tersebut terbukti mampu meningkatkan motivasi belajar, pemahaman materi, keterlibatan peserta didik, serta mendukung pengembangan kemampuan berpikir kritis. Selain itu, integrasi teknologi digital dalam pembelajaran PAI juga memberikan peluang untuk menciptakan proses belajar yang lebih interaktif, fleksibel, dan kontekstual sesuai dengan kebutuhan peserta didik di era digital. Oleh karena itu, penerapan pendekatan neurosains yang dipadukan dengan pemanfaatan platform digital dapat menjadi strategi inovatif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Pendidikan Agama Islam.
Copyright (c) 2026 Muhammad Zhahir, Mohammad Djamil M. Nur

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
