Integrasi Nilai Keteladanan (Uswah Hasanah) dalam Pendidikan Era Society 5.0: Meneladani Peran Guru Inspiratif
Abstract
Penelitian ini mengkaji integrasi nilai keteladanan (uswah hasanah) dalam praktik pendidikan di era Society 5.0 dengan fokus pada peran guru inspiratif di SDN 25 Banawa. Era Society 5.0 menuntut transformasi mendasar dalam pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan teknologi, tetapi juga pada pembentukan karakter manusia yang utuh. Uswah hasanah sebagai prinsip keteladanan dalam Islam menawarkan landasan moral yang relevan untuk menghadapi tantangan era ini. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi di SDN 25 Banawa, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru-guru termasuk Guru PAI di SDN 25 Banawa telah mengimplementasikan nilai keteladanan melalui tiga dimensi utama: keteladanan spiritual-moral, keteladanan intelektual-profesional, dan keteladanan sosial- emosional. Integrasi uswah hasanah terbukti efektif dalam membentuk karakter peserta didik, meningkatkan motivasi belajar, dan membangun budaya sekolah yang positif. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan program pelatihan guru berbasis keteladanan yang sistematis sebagai respons terhadap tantangan Society 5.0.
Copyright (c) 2026 MZ Muttaqien H. Lagala, Safrudin Safrudin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
