Akulturasi Dakwah di Era Digital: Mengintegrasikan Kearifan Lokal dan Estetika Anime dan Konten Edukasi Islam Untuk Remaja
Abstract
Perkembangan teknologi digital telah mengubah metode penyampaian dakwah Islam kepada generasi muda melalui media sosial dan budaya visual modern. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis akulturasi kearifan lokal dan estetika anime dalam konten edukasi Islam sebagai strategi dakwah digital bagi remaja. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi literatur melalui pengumpulan data dari buku, jurnal, artikel ilmiah, dan sumber digital yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anime dapat dimanfaatkan sebagai media dakwah kreatif karena mampu meningkatkan daya tarik, pemahaman, dan keterlibatan remaja terhadap pesan keagamaan. Integrasi kearifan lokal seperti bahasa daerah, nilai budaya, dan simbol tradisi lokal juga memperkuat identitas Islam Nusantara dalam media digital. Namun, penggunaan anime dalam dakwah tetap menghadapi tantangan berupa pengaruh budaya asing dan batasan etika visual dalam Islam. Diperlukan model dakwah kreatif yang tetap berlandaskan nilai moral Islami dan budaya lokal.
Copyright (c) 2026 Mohammad Zen Skiara

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
