Implementasi Perilaku Toleransi Beragama Sebagai Wujud Jiwa Nasionalisme Dalam Perspektif Pendidikan Agama Islam Di Sma Negeri 2 Tolitoli

  • Lutfi Lutfi Universitas Islam Negeri Datokarama Palu
  • Askar Askar Universitas Islam Negeri Datokarama Palu
  • Rusli Takunas Universitas Islam Negeri Datokarama Palu
  • Andi Anirah Universitas Islam Negeri Datokarama Palu
Keywords: Implementasi, Perilaku, Toleransi, Nasinalisme, Pendidikan Agama Islam

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi perilaku toleransi beragama sebagai wujud jiwa nasionalisme dalam perspektif Pendidikan Agama Islam di SMA Negeri 2 Tolitoli. Latar belakang penelitian ini adalah keberagaman agama di Indonesia yang berpotensi menimbulkan konflik apabila tidak diimbangi dengan sikap toleransi, sehingga diperlukan peran pendidikan dalam menanamkan nilai tersebut sejak dini. Penelitian bertujuan untuk mengetahui implementasi, hasil, serta faktor pendukung dan penghambat dalam pembentukan jiwa nasionalisme peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode field research melalui pendekatan fenomenologi. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru Pendidikan Agama Islam, dan peserta didik. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman serta diuji keabsahannya melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi toleransi beragama telah berjalan secara terencana dan terintegrasi dalam pembelajaran, budaya sekolah, dan kegiatan bernuansa nasionalisme. Proses ini meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, dan pembudayaan nilai. Nilai toleransi seperti saling menghargai, tidak memaksakan keyakinan, dan hidup rukun telah terinternalisasi dalam perilaku peserta didik, yang tercermin dalam sikap saling menghormati, kerja sama lintas agama, serta penyelesaian konflik secara damai. Keberhasilan implementasi didukung oleh kepemimpinan sekolah, keteladanan guru, dan budaya sekolah yang inklusif, meskipun terdapat kendala seperti pengaruh media sosial, perbedaan latar belakang keluarga, dan keterbatasan waktu pembelajaran. Secara keseluruhan, implementasi ini efektif dalam membentuk sikap toleran dan memperkuat jiwa nasionalisme peserta didik

Published
2026-06-03