Mutiara Ilmu Dalam Pendidikan Islam: Integrasi Pengetahuan, Spiritualitas, Dan Kearifan Lokal Untuk Moderasi Beragama
Abstract
Penelitian ini mengkaji konsep “Mutiara Ilmu” dalam pendidikan Islam sebagai upaya integratif antara pengetahuan, spiritualitas, dan kearifan lokal dalam membangun moderasi beragama. Latar belakang penelitian ini berangkat dari tantangan globalisasi, radikalisme, serta krisis identitas budaya yang memengaruhi generasi muda Muslim. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi literatur dan analisis konseptual terhadap berbagai sumber pendidikan Islam klasik dan kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi ilmu pengetahuan dengan nilai-nilai spiritual mampu membentuk karakter peserta didik yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kedalaman moral dan kesadaran religius. Selain itu, kearifan lokal berperan penting sebagai media kontekstualisasi ajaran Islam agar lebih adaptif terhadap realitas sosial masyarakat. Konsep ini mendorong lahirnya sikap toleransi, inklusivitas, dan keseimbangan dalam beragama, yang merupakan esensi dari moderasi beragama. Dengan demikian, “Mutiara Ilmu” menjadi paradigma pendidikan Islam yang relevan dalam menghadapi dinamika zaman, sekaligus sebagai solusi strategis dalam menciptakan harmoni sosial dan memperkuat persatuan di tengah keberagaman. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kurikulum berbasis integrasi nilai untuk mendukung implementasi pendidikan Islam yang moderat dan berkelanjutan.
Copyright (c) 2026 Irma A., Nurdin Nurdin, Ubadah Ubadah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
