Integrasi Nilai Spiritualitas Dan Kearifan Lokal Dalam Pendidikan Islam Pada Era Society 5.0 Sebagai Penguatan Moderasi Beragama

  • Magfirah Magfirah Universitas Islam Negeri Datokarama Palu
  • Andi Anirah Universitas Islam Negeri Datokarama Palu
Keywords: Spiritualitas, Kearifan Lokal, Moderasi Beragama.

Abstract

Era Society 5.0 menghadirkan tantangan baru bagi pendidikan Islam, terutama dalam menjaga keseimbangan antara kemajuan teknologi, nilai spiritualitas, dan kehidupan sosial masyarakat multikultural. Perkembangan digital yang cepat berpotensi memunculkan krisis moral, individualisme, serta melemahnya sikap moderasi beragama apabila tidak diimbangi dengan penguatan nilai-nilai spiritual dan kearifan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi nilai spiritualitas dan kearifan lokal dalam pendidikan Islam sebagai upaya penguatan moderasi beragama pada era Society 5.0. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Data diperoleh dari buku, artikel jurnal, dan berbagai sumber ilmiah yang relevan, kemudian dianalisis secara deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai spiritualitas dalam pendidikan Islam dapat membentuk karakter religius, sikap toleran, serta kesadaran moral peserta didik dalam menghadapi perkembangan teknologi digital. Sementara itu, kearifan lokal berfungsi sebagai media penguatan identitas budaya, penghormatan terhadap keberagaman, dan pembentukan sikap inklusif dalam kehidupan bermasyarakat. Integrasi kedua aspek tersebut dapat diwujudkan melalui kurikulum, pembelajaran kontekstual, pembiasaan sikap moderat, dan pemanfaatan teknologi berbasis nilai kemanusiaan. Dengan demikian, pendidikan Islam pada era Society 5.0 tidak hanya berorientasi pada penguasaan teknologi, tetapi juga pada penguatan moderasi beragama yang humanis, adaptif, dan berlandaskan nilai spiritual serta budaya lokal.

Published
2026-06-03