Dekadensi Moral Remaja Di Era Digital Dan Relevansinya Dengan Pendidikan Agama Islam
Abstract
Fenomena globalisasi dan digitalisasi membawa dampak signifikan terhadap moralitas generasi muda. Arus budaya populer melalui media sosial, musik, film, dan tren gaya hidup telah memengaruhi pola pikir serta perilaku remaja, sehingga menimbulkan gejala dekadensi moral berupa menurunnya tanggung jawab, melemahnya kepedulian sosial, serta meningkatnya perilaku menyimpang. Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan dekadensi moral, menganalisis pengaruh budaya populer terhadap generasi muda, serta menjelaskan peran Pendidikan Agama Islam (PAI) dan pendidikan karakter dalam mengatasi persoalan tersebut. Kajian ini menunjukkan bahwa faktor penyebab dekadensi moral antara lain krisis spiritual, kurangnya pengawasan keluarga, derasnya arus globalisasi, tekanan teman sebaya, dan lemahnya pendidikan karakter di sekolah. Di sisi lain, budaya populer memiliki potensi ganda: dapat menjadi sarana ekspresi positif, tetapi juga berisiko melahirkan perilaku permisif dan konsumtif jika tanpa bimbingan nilai. PAI berperan strategis melalui pengembangan kurikulum adaptif, keteladanan guru, sinergi sekolah–keluarga–masyarakat, serta pemanfaatan media populer sebagai sarana edukasi. Dengan strategi terpadu, PAI diharapkan mampu memperkuat ketahanan moral generasi muda di era globalisasi dan budaya populer.
Copyright (c) 2026 Mizan Sul Amalia Latjuba, Andi Anirah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
