Teori Konstruktivisme dalam Psikologi Pendidikan: Pemikiran Jean Piaget, Lev Vygotsky, dan Jerome Bruner
Abstract
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi menuntut dunia pendidikan untuk menerapkan pembelajaran yang lebih aktif dan bermakna. Salah satu pendekatan yang relevan adalah teori konstruktivisme yang menempatkan peserta didik sebagai pusat pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji teori konstruktivisme dalam psikologi pendidikan berdasarkan pemikiran Jean Piaget, Lev Vygotsky, dan Jerome Bruner serta implementasinya dalam proses pembelajaran. Penelitian menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh dari buku, jurnal ilmiah, dan artikel yang berkaitan dengan teori konstruktivisme, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konstruktivisme memandang pengetahuan sebagai hasil konstruksi aktif peserta didik melalui pengalaman, interaksi sosial, dan proses berpikir. Piaget menekankan proses asimilasi, akomodasi, dan ekuilibrasi dalam perkembangan kognitif. Vygotsky menekankan pentingnya interaksi sosial melalui konsep Zone of Proximal Development dan scaffolding, sedangkan Bruner menekankan pembelajaran penemuan (discovery learning) dan tahapan representasi belajar. Implementasi konstruktivisme dapat dilakukan melalui berbagai strategi pembelajaran aktif seperti Problem Based Learning, Project Based Learning, Discovery Learning, Inquiry Learning, dan Collaborative Learning. Dengan demikian, teori konstruktivisme mampu menciptakan pembelajaran yang aktif, bermakna, dan berpusat pada peserta didik.
Copyright (c) 2026 Bunga Zulfah, Melviana Melviana, Putri Salsabila, Siti Amina

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
