Fase-Fase Pendidikan Manusia dalam Islam: Rekonstruksi Model Pendidikan Keluarga Berbasis Sunnah Nabawiyah
Abstract
Pendidikan Islam menekankan pengembangan manusia secara holistik dari fase pranatal hingga sepanjang hayat. Namun, keluarga Muslim kontemporer sering kekurangan panduan sistematis berbasis Sunnah Nabawiyah untuk praktik pendidikan sesuai tahap perkembangan. Penelitian ini bertujuan merekonstruksi model pendidikan keluarga komprehensif berbasis fase-fase perkembangan manusia dalam Islam. Menggunakan metode library research kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis, penelitian ini mensintesis sumber primer (Al-Qur'an dan Hadits) dan sumber sekunder (jurnal pendidikan Islam tahun 2019-2024, kitab klasik, dan buku akademik). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi dan analisis konten terhadap referensi. Temuan mengungkapkan enam fase kritis dengan karakteristik dan metode pendidikan spesifik: (1) fase pemilihan pasangan yang menekankan kriteria agama, (2) fase pernikahan sebagai pondasi keluarga sakinah, (3) fase pranatal dengan pendidikan tidak langsung melalui ibu, (4) masa kanak-kanak awal (0-7 tahun) yang menekankan pembentukan fitrah, (5) masa kanak-kanak tengah (7-14 tahun) dengan pembiasaan ibadah, dan (6) masa remaja hingga dewasa yang fokus pada pembentukan karakter mandiri. Model yang direkonstruksi mengintegrasikan khazanah klasik Islam dengan psikologi perkembangan modern, menawarkan panduan praktis bagi orang tua Muslim dalam menghadapi tantangan pengasuhan kontemporer. Penelitian ini berkontribusi pada teori pendidikan Islam dengan menyediakan kerangka sistematis yang menjembatani nilai-nilai tradisional dengan realitas zaman.
Copyright (c) 2026 Aisyah Zahratunnisa, Siti Mugni Mohi, Zainal Abidin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
