Pengaruh Algoritma Media Sosial terhadap Konstruksi Pemahaman Keagamaan Mahasiswa
Abstract
Artikel ini mengkaji pengaruh algoritma media sosial terhadap konstruksi pemahaman keagamaan mahasiswa, khususnya mahasiswa program studi Pendidikan Agama Islam (PAI). Pesatnya penyebaran konten digital yang dikurasi secara algoritmik telah mengubah cara generasi muda Muslim mengakses, menafsirkan, dan menginternalisasi pengetahuan agama. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui kajian literatur sistematis, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana mekanisme filter bubble, mesin personalisasi, dan sistem rekomendasi membentuk wacana keagamaan yang dijumpai mahasiswa di ruang digital. Temuan menunjukkan bahwa algoritma media sosial dapat sekaligus memperdalam dan mendistorsi pemahaman keagamaan dengan mengamplifikasi interpretasi tertentu sembari meminggirkan interpretasi lainnya. Tiga efek utama diidentifikasi: penguatan keyakinan melalui echo chamber, paparan konten keagamaan yang bersifat polarisasi, dan fragmentasi pengetahuan keagamaan. Artikel ini merekomendasikan integrasi kompetensi literasi media ke dalam kurikulum PAI agar mahasiswa dapat menavigasi konten keagamaan digital secara kritis
Copyright (c) 2026 Agung Pramulya, Mohammad Djamil M Nur

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
