Diagnosa Pedagogis Dan Neuro-Sains Pembelajaran Agama Islam Di Era Disrupsi Digital
Abstract
Era disrupsi digital telah mentransformasi paradigma pendidikan global, menuntut Pendidikan Agama Islam (PAI) untuk mereorientasi esensi pedagogisnya agar tetap relevan dengan karakteristik generasi digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif diagnosa pedagogis dan perspektif neurosains dalam pembelajaran PAI di tengah dinamika teknologi. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, kajian ini mengidentifikasi problematika multidimensional yang mencakup rendahnya inovasi metodologis, keterbatasan literasi digital pendidik, serta fenomena information overload yang mereduksi kedalaman pemahaman spiritual peserta didik. Temuan penelitian menunjukkan bahwa hambatan pembelajaran tidak hanya bersifat teknis-pedagogis, tetapi juga berkaitan erat dengan fungsi neurologis, seperti tingkat atensi, regulasi emosi di sistem limbik, dan kapasitas memori jangka panjang dalam memproses informasi keagamaan. Integrasi neurosains dalam diagnosa pedagogis menawarkan instrumen analisis yang lebih saintifik melalui konsep neuroplastisitas, di mana internalisasi nilai akhlak dilakukan melalui pembiasaan yang membentuk jalur saraf secara konsisten. Strategi integratif yang ditawarkan meliputi penerapan Brain-Based Learning, optimalisasi media digital interaktif, serta model pembelajaran aktif seperti Problem Based Learning (PBL) dan Project Based Learning (PjBL). Strategi ini dirancang untuk mengaktifkan korteks prefrontal guna menstimulasi berpikir kritis sekaligus menjaga keseimbangan afektif-spiritual. Penelitian menyimpulkan bahwa sinergi antara teknologi, pedagogi modern, dan pemahaman mekanisme kerja otak merupakan prasyarat mutlak untuk menciptakan pembelajaran PAI yang adaptif dan holistik. Rekomendasi penelitian diarahkan pada peningkatan kompetensi neuro-pedagogik guru dan reorientasi kurikulum yang mengintegrasikan literasi digital dengan penguatan nilai spiritual sebagai benteng moral di era disrupsi.
Copyright (c) 2026 Abd. Wahid S Kadang

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
