Disorientasi Pemahaman Keagamaan Siswa di Era Digital: Analisis Fenomena Information Overload dan Relevansinya terhadap Pembelajaran PAI

  • Ferdiansyah Ferdiansyah Universitas Islam Negeri Datokarama Palu
Keywords: Information overload, disorientasi pemahaman keagamaan, siswa, Pendidikan Agama Islam, literasi digital, era digital, pembelajaran PAI

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam akses informasi, termasuk informasi keagamaan yang dapat diperoleh secara cepat dan tanpa batas. Kondisi ini memunculkan fenomena information overload, yaitu kelebihan informasi yang melampaui kapasitas kognitif individu dalam memprosesnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena information overload dan dampaknya terhadap disorientasi pemahaman keagamaan siswa serta relevansinya terhadap pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi pustaka (library research) melalui analisis terhadap literatur yang relevan seperti jurnal ilmiah, buku, dan hasil penelitian sebelumnya. Teknik analisis data menggunakan analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa information overload pada siswa dipicu oleh tingginya paparan media digital dan beragamnya sumber informasi keagamaan yang tidak selalu valid. Kondisi ini berdampak pada munculnya disorientasi pemahaman keagamaan, yang ditandai dengan kebingungan dalam menentukan kebenaran informasi, pemahaman yang parsial, serta kecenderungan menerima informasi tanpa proses verifikasi. Selain itu, pembelajaran PAI menghadapi tantangan dalam menjaga relevansi di tengah derasnya arus informasi digital, sehingga diperlukan penguatan literasi digital keagamaan dan kemampuan berpikir kritis siswa. Dengan demikian, PAI perlu direkonstruksi tidak hanya sebagai transfer pengetahuan, tetapi juga sebagai filter informasi keagamaan di era digital.

Published
2026-06-03