Rekonstruksi Kurikulum Pendidikan Agama Islam di Era Digitalisasi Pendidikan Tinggi
Abstract
Perkembangan teknologi digital telah mengubah paradigma pendidikan tinggi sehingga menuntut kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) yang adaptif dan relevan dengan kebutuhan generasi digital. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan model rekonstruksi kurikulum PAI yang mengintegrasikan nilai-nilai keislaman, literasi digital, serta strategi pembelajaran dan evaluasi berbasis teknologi. Penelitian ini menggunakan pendekatan library research dengan menganalisis berbagai literatur akademik berupa artikel jurnal ilmiah yang relevan dalam kurun waktu 5 tahun terakhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum PAI masih didominasi pendekatan normatif-tradisional dan belum responsif terhadap tuntutan literasi digital. Oleh karena itu, diperlukan rekonstruksi kurikulum yang komprehensif. Penelitian ini menghasilkan model kurikulum PAI yang memadukan tiga pilar utama, yaitu integrasi literasi digital dan nilai keislaman, strategi pembelajaran digital interaktif, serta evaluasi berbasis digital. Model ini mampu mendorong pemahaman keislaman yang aplikatif sekaligus mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan kompetensi digital mahasiswa. Kesimpulannya, rekonstruksi kurikulum PAI berbasis integrasi nilai keislaman dan literasi digital merupakan langkah strategis untuk meningkatkan relevansi pendidikan agama Islam di perguruan tinggi serta membentuk mahasiswa yang religius, adaptif, dan kompeten di era digital.
Copyright (c) 2026 Indriani Indriani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
