Dari Transfer Pengetahuan ke Transformasi Makna: Integrasi Ilmu melalui Pendekatan Deep Learning Pedagogis dalam ekosistem Pembelajaran di Pondok Modern Al Istiqamah Ngatabaru
Abstract
Pendekatan deep learning dalam konteks pendidikan merupakan model pembelajaran yang menekankan terciptanya pemahaman yang mendalam, serta pembelajaran yang membentuk karakter peserta didik secara utuh. Pencapaian ini tidak hanya berfokus pada akademik semata tetapi juga pada pengembangan kapasitas intelektual, emosional, sosial, dan spiritual siswa sebagai bagian dari proses pendidikan yang holistik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi literatur dan analisis konseptual. Data diperoleh melalui kajian berbagai sumber ilmiah yang relevan, kemudian dianalisis secara mendalam untuk memahami implementasi budaya belajar di pondok sebagai sistem pendidikan yang inovatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa budaya belajar di Pondok Modern Al-Istiqamah Ngatabaru menunjukkan bahwa budaya Pondok Modern Al-Istiqamah Ngatabaru berperan sebagai ekosistem pembelajaran inovatif yang secara substantif menerapkan prinsip-prinsip deep learning melalui integrasi kurikulum formal dan non-formal, pembentukan lingkungan belajar yang menyeluruh (total learning environment), pembiasaan nilai-nilai displin, serta pembinaan karakter yang berkesinambungan. Model inovasi kurikulum tersebut terbukti memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kualitas prestasi siswa, baik dalam bidang akademik, pengembangan keterampilan kepemimpinan, kemampuan sosial, maupun pembentukan karakter religius. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pngembangan kajian sains pendidikan terapan dengan menawarkan model inovasi kurikulum yang berbasis budaya lokal dan relevan untuk diterapkan dalam menghadapi tantangan pendidikan di era Society 5.0. Dengan demikian, integrasi antara pendekatan deep learning pedagogis dan budaya pendidikan pondok modern dapat menjadi alternatif strategis dalam menciptakan sistem pendidikan yang adaptif, humanis, dan berorientasi pada pengembangan potensi peserta didik secara komprehensif.
