Spiritualitas dan Moderasi sebagai Fondasi Etika Keilmuan di tengah Krisis Peradaban
Abstract
Krisis peradaban modern ditandai dengan degradasi moral, krisis identitas, serta dominasi rasionalitas instrumental yang mengabaikan nilai-nilai spiritual dan etika. Dalam konteks tersebut, penguatan spiritualitas dan moderasi menjadi sangat penting sebagai fondasi etika keilmuan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran spiritualitas dan moderasi dalam membangun etika keilmuan di tengah tantangan global. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif berdasarkan studi pustaka dengan menganalisis berbagai literatur terkait spiritualitas, moderasi beragama, dan etika keilmuan. Hasil kajian menunjukkan bahwa spiritualitas berfungsi sebagai landasan moral yang mengarahkan aktivitas keilmuan pada nilai-nilai transendental, sedangkan moderasi berperan sebagai prinsip keseimbangan dalam menghadapi pluralitas dan kompleksitas peradaban modern. Integrasi keduanya mampu menghasilkan paradigma keilmuan yang tidak hanya rasional, tetapi juga etis dan humanis. Dengan demikian, spiritualitas dan moderasi menjadi elemen fundamental dalam membangun etika keilmuan yang relevan di era Society 5.0.
Copyright (c) 2026 Nurhayati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
