Manajemen Kurikulum Integratif antara Pendidikan Umum dan Pendidikan Islam di Era Digital
Abstract
Era digital telah mendorong lembaga pendidikan Islam untuk melakukan transformasi kurikulum agar mampu menjawab tuntutan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebutuhan kompetensi abad ke-21. Salah satu pendekatan yang relevan adalah kurikulum integratif yang menggabungkan pendidikan umum dan pendidikan Islam dalam satu sistem yang holistik. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis konsep, proses manajemen, serta tantangan implementasi kurikulum integratif antara pendidikan umum dan pendidikan Islam di era digital. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh dari sembilan jurnal nasional yang membahas manajemen kurikulum, integrasi ilmu, pendidikan Islam, dan transformasi digital. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa manajemen kurikulum integratif dilakukan melalui empat fungsi utama, yaitu perencanaan kurikulum berbasis visi lembaga, pengorganisasian struktur mata pelajaran secara terpadu, pelaksanaan pembelajaran berbasis teknologi digital, serta evaluasi yang mencakup aspek kognitif, afektif, psikomotorik, dan spiritual. Implementasi kurikulum integratif memberikan peluang besar dalam menghasilkan lulusan yang religius, berwawasan luas, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan kompetensi guru, infrastruktur digital, dan sinkronisasi kebijakan. Oleh karena itu, diperlukan komitmen kelembagaan, pelatihan berkelanjutan, dan evaluasi berkala agar kurikulum integratif dapat diterapkan secara efektif dan berkelanjutan.
Copyright (c) 2026 Syaiful Syaiful, Muh Nurhidayat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
