Pengaruh Penggunaan Perangkat Teknologi Informasi Terhadap Efektifitas Penerapan Kurikulum Merdeka Di Sekolah Menengah Pertama Negeri 13 Sigi
Abstract
Membahas tentang pengaruh penggunaan perangkat teknologi informasi terhadap efektivitas penerapan kurikulum merdeka di Sekolah Menengah Pertama Negeri 13 Sigi. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh penggunaan perangkat teknologi informasi terhadap efektivitas penerapan kurikulum merdeka di Sekolah Menengah Pertama Negeri 13 Sigi. Penelitian ini dimaksudkan untuk menjawab permasalahan: Seberapa besar tingkat signifikan penggunaan perangkat teknologi informasi dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik dalam konteks kurikulum merdeka di Sekolah Menengah Pertama Negeri 13 Sigi?
Jenis penelitian ini ialah kuantitatif. Fokus penelitian ini yaitu peserta didik Sekolah Menengah pertama Negeri 13 Sigi (SMP) dengan sampel 38 orang. Variabel dalam penelitian ini yaitu Penggunaan perangkat TI (X) sebagai variabel terikat (dependen Variabel) dan penerapan kurikulum merdeka (Y) sebagai variabel bebas (Independen variabel). Metode yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu observasi, angket, dokumentasi. Pendekatan penelitian yang di gunakan peneliti adalah pendekatan kuantitatif dengan metode observasi. Dan untuk desain penelitian ini menggunakan kuesioner angket. Data dianalisis menggunakan Program SPSS 23 dengan Uji t.
Hasil yang diperoleh dari perhitungan dengan menggunakan bantuan program camputer SPSS 23 dengan variabel penggunaan perangkat TI (X) sebagai variabel terikat (dependent variabel) dan penerapan kurikulum merdeka (Y) sebagai variabel bebas (independent variabel). Dan yang menunjukan bahwa adanya pengaruh yang signifikan penggunaan perangkat TI terhadap peserta didik dengan menunjukan hasil yang diperoleh dengan nilai probabilitas < α pada tarif signifikan 85,9% dan adanya perbedaan yang menunjukan bahwa rata-rata pembelajaran dalam penerapan kurikulum merdeka. Artinya, ada peningkatan dalam proses penggunaan perangkat TI dengan penerapan kurikulum merdeka, yang dimana ada perbedaan rata-rata pembelajaran dalam penerapan kurikulum merdeka.



