Strategi Manajerial Kepala Madrasah dalam Mengatasi Degradasi Moral Peserta Didik di MTs Alkhairaat Biromaru

  • Salwa hanifa Universitas Islam Negeri Datokarama Palu
  • Rusdin Rusdin Universitas Islam Negeri Datokarama Palu
  • A. Markarma Universitas Islam Negeri Datokarama Palu
Keywords: Strategi Manajerial, Kepala Madrasah, Degradasi Moral.

Abstract

Pada umumnya peserta didik di madrasah menghadapi tantangan moral yang kompleks di tengah arus globalisasi dan perkembangan teknologi. Pengaruh media sosial, pergeseran gaya hidup, dan melemahnya kontrol sosial menjadi faktor penyebab terjadinya degradasi moral di kalangan siswa. Kondisi ini menuntut peran kepala madrasah sebagai pemimpin lembaga pendidikan untuk merumuskan strategi pembinaan akhlak yang tepat, agar perilaku peserta didik tetap selaras dengan nilai-nilai Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) strategi kepala madrasah dalam mengatasi degradasi moral peserta didik di MTs Alkhairaat Biromaru, dan (2) efektivitas strategi tersebut dalam pelaksanaan pembinaan moral siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Selain itu, digunakan analisis SWOT untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dalam pelaksanaan pembinaan moral di madrasah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kepala madrasah dilakukan melalui keteladanan, penguatan pembinaan keagamaan, kerja sama dengan guru dan masyarakat, serta pemberian penghargaan terhadap perilaku positif siswa. Kepala madrasah juga melakukan pengawasan langsung serta pembinaan edukatif kepada siswa yang melakukan pelanggaran. Namun, efektivitas strategi belum optimal karena lemahnya pengawasan berkelanjutan, kurang efektifnya komunikasi dengan masyarakat, serta tidak konsistennya evaluasi program. Oleh karena itu, disarankan agar kepala madrasah memperkuat fungsi pengawasan, meningkatkan sinergi dengan masyarakat, dan melaksanakan evaluasi rutin berbasis analisis SWOT agar strategi pembinaan moral dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

Published
2026-05-26